Lowongan Kerja Medan September 2020 (S1) - PT Indah Karya (Persero).

rekrutmedan.com - Lowongan Kerja Medan September 2020 - Kegagalan adalah proses manusiawi. Proses tersebut mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang dapat menerima kenyataan yang terjadi di hidup kita. Karena hidup tidak selamanya sesuai dengan yang kita inginkan, maka dari itu kegagalan ada sebagai bagian dari eksistensi manusia. Yang menjadikan kegagalan sebagai proses yang sakit dan pahit adalah respons kita terhadap peristiwa tersebut. Kegagalan seringkali dianggap sebagai suatu hal yang menakutkan dan menyedihkan. 

Menjadi menakutkan karena merasa betapa sulitnya untuk mencapai apa yang kita inginkan. Sementara itu, gagal juga menjadi hal yang menyedihkan karena saat itu terjadi, kita merasa diri kita adalah orang yang tidak berguna. Perlahan kita pun merasa keberhasilan sebagai sesuatu yang sulit dijangkau dan menyebabkan kita cenderung mudah untuk menyerah. Kegagalan juga membuat kita merasa begitu lemah, tidak berdaya, serta tidak ingin berbuat apa-apa. Ditambah lagi, dalam keadaan yang begitu tertekan dan berada di ambang kebingungan membuat diri kita sulit berpikir jernih untuk menyikapi kegagalan secara tepat. Kegagalan dirasa bisa sejahat itu memengaruhi diri manusia, dengan meninggalkan luka dan sakit yang sedemikian membekas bagi kita. Kegagalan juga seolah menjadi hal yang tabu untuk dibicarakan. Seringkali kita tidak berani mengeluh atau berkata sedih bahwa kita gagal. Akhirnya kita hanya diam, murung sendiri, atau berpura-pura baik-baik saja. Padahal, ketika menyimpan luka itu dalam diam, maka luka akan semakin lebar, menjadi tidak terawat dan mengacaukan fungsi kita sebagai manusia. 

Akan tetapi, tanpa disadari kita pun mengabaikan sakit maupun luka yang timbul ketika tidak berhasil. Semakin kita tidak menyadarinya, semakin besar pula dampak itu menyakiti diri kita di kemudian hari.Luka Psikologis yang Timbul. Ada tiga luka psikologis yang timbul akibat sebuah kegagalan, yaitu Merusak Harga Diri Kita. Ketika seseorang gagal, seringkali melabeli dirinya seperti, “saya memang bodoh”, “saya memang gak pantas untuk sukses”, “dasar pecundang”, “dasar cuma bisa malu-maluin aja”, serta pernyataan negatif lainnya yang serupa. Pelabelan negatif seperti itu malah semakin melukai harga diri kita. Pelabelan seperti itu juga menggambarkan bahwa seringkali kita menyimpulkan suatu kegagalan sebagai suatu hal yang negatif. 

Ada yang menganggap, dengan memberi pelabelan berupa pernyataan seperti itu mampu melepaskan emosi dari kegagalan. Akan tetapi, semakin sering kita memenuhi diri dengan pikiran yang mengacaukan, semakin mudah untuk terinternalisasi dalam diri kita. Seakan-akan kita memberikan pembenaran pada diri bahwa memang kita adalah pribadi yang bodoh, memalukan, dan menyedihkan. Mungkin kita sering mengingatkan rekan kita untuk tidak mengutuk dirinya saat mengalami keterpurukan, termasuk kegagalan. Namun, tanpa disadari kita juga sering mengutuk diri ketika belum memperoleh apa yang diinginkan. Kita malah lupa untuk mencintai diri sendiri. Melemahkan Harapan. Kegagalan yang dialami dapat membuat diri kita kehilangan harapan. Hilangnya harapan membuat kita ingin menyerah dan melupakan adanya kemungkinan untuk berhasil di masa depan. Kita pun menjadi pesimis untuk berusaha mengejar keinginan karena merasa keinginan tersebut sulit diraih oleh diri kita. 

Pernahkan diri kita menyadari bahwa kegagalan begitu persuasif mematikan harapan kita? Pengalaman kita yang pernah gagal meyakinkan kita bahwa sudah tidak ada kesempatan lagi untuk berbahagia, untuk hidup sempurna. Setelah memercayai itu, kita pun berhenti untuk berusaha. Sebagai tambahan, kegagalan juga dapat menyesatkan. Dapat menyesatkan karena kita menilai kisah yang belum berhasil dalam hidup kita bukan sebagai kekurangan atau cobaan atas kegigihan kita dalam berjuang, melainkan sebagai konfirmasi bahwa keberhasilan memang suatu hal yang tidak mungkin didapatkan. Semakin kita mengizinkan diri tenggelam dalam perasaan pesimis dan ketidakberdayaan, maka semakin kita membuat diri tersakiti. 

Melemahkan Rasa Percaya Diri dan Motivas. Kita hidup di tengah berbagai macam tekanan dan ekspektasi, baik dari dalam maupun luar diri sendiri. Tekanan yang memenuhi kehidupan kita turut mendorong munculnya rasa takut bila tidak berhasil kelak. Ditambah lagi, adanya ekspektasi dari diri sendiri atau orang terdekat juga ikut menambah kekhawatiran pada diri kita. Kita pun menjadi lebih berfokus pada rasa takut dan khawatir daripada usaha serta pikiran positif untuk meraih apa yang kita inginkan. Ketika kita gagal, hal yang membuat kita takut dan khawatir menjadi kenyataan. Kemudian, hal itu berdampak pada melemahnya rasa percaya diri dan motivasi yang ada pada diri kita. Kita melihat diri sebagai pribadi yang tidak becus untuk mencapai keberhasilan, penuh kelemahan, dan memiliki mimpi yang terlalu besar.Kita seakan-akan menyabotase kemampuan diri bahwa kita memang tidak akan pernah bisa mencapai apa yang diinginkan dan sudah tidak ada gunanya lagi untuk berusaha. Manusia Pintar Mencari Alasan. Kita sebagai manusia ternyata piawai dalam membuat alasan, termasuk saat mengalami kegagalan. 

Berbagai alasan kita buat untuk meyakinkan diri bahwa gagal adalah hal yang biasa. Dengan demikian, kita sedikit merasa lebih lega dan mengurangi rasa takut pada kegagalan. Misalnya, seseorang telah melamar kerja kedua tempat namun belum ada yang berhasil. Ia pun menilai banyak pengaruh yang membuatnya tidak berhasil. Saat mengikuti tes di tempat pertama, ternyata tubuhnya tidak begitu sehat sehingga dia tidak bisa maksimal. Sementara itu, saat dalam perjalanan menuju tempat kedua, kemacetan terjadi karena ada yang mengalami kecelakan. Hal ini pun membuat ia telat datang dan merasa tidak cukup konsentrasi selama tes berlangsung. Dan beberapa alasan lainnya yang mungkin tidak kita sadari tetapi telah kita buat saat mengalami kegagalan. Kegagalan Tidak Selamanya Buruk. Semakin kita terbiasa mencari alasan di balik kegagalan, kita akan lupa untuk menilai makna di balik peristiwa seutuhnya. Menelaah apa yang kurang dan salah dari diri kita, yang nantinya perlu kita ubah dan kembangkan untuk selanjutnya. Mungkin saja juga bukan diri kita yang salah, tetapi apa yang kita inginkan memang tidak cocok dengan diri kita. 

Masih banyak hal lain yang belum kita ketahui dan coba, yang dapat menjadi referensi perubahan atas kegagalan kita. Kegagalan memang selalu menyakitkan dan mengecewakan, namun bisa menjadi pengalaman berharga. Kita perlu menyadari pengaruh yang diberikan, merasakan luka dan sakit yang disebabkan, lalu mencari cara untuk menghadapinya. Dengan demikian, kita mampu mempertebal kekuatan diri terhadap kegagalan. Selamat berjuang untuk kita semua, yang sedang atau pernah mengalami ketidakberhasilan. Anggaplah pengalaman yang pahit ini akan menjadi kumpulan titik menuju hal yang lebih baik nantinya.

Selamat berjumpa kembali dengan www.rekrutmedan.com sumber informasi lowongan kerja terbaru, terupdate dan terpercaya. 




Selanjutnya kami sampaikan informasi lowongan kerja dari PT Indah Karya (Persero). PT Indah Karya (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang pada awalnya bergerak di bidang Konstruksi dan Manajemen. Didirikan pada tanggal 29 Maret 1961, PT Indah Karya berkantor pusat di Bandung dengan cabang yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia.

PT Indah Karya didirikan dengan tujuan melaksanakan program pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional dengan lapangan usaha Survey, Investigasi, Studi Perencanaan/ Planning, Perencanaan Teknis/ Design, serta Manajemen dan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi, Penyediaan Tenaga Ahli, serta Kegiatan Konsultasi.

Pada tahun 2000, PT Indah Karya mendirikan unit usaha IKRCS yang bergerak di bidang sertifikasi Sistem Manajemen ISO 9001, ISO 14001, dan OHSAS 18001.

Sejak awal tahun 2014, PT Indah Karya mengembangkan usahanya disektor properti dan industri. Sektor properti dimulai dengan pembangunan Bellazona Golf Apartement di Bandung sementara pada sektor industri, PT Indah Karya membangun pabrik plywood di Bondowoso, dengan orientasi ekspor.

PT Indah Karya mendirikan kembali mencari kandidat untuk mengisi lowongan sebagai berikut : 

Posisi :

1. Assistance Manajer Sertifikasi (AMS)

Persyaratan:

  • Pria dan Wanita
  • S1 semua jurusan
  • Pengalaman Kerja 10 tahun di bidang Sistem Manajemen (Mutu/Lingkungan/Kesehatan dan Keselamatan Kerja/Anti Penyuapan/lainnya)
  • Memahami implementasi standard ISO 17021, ISO 9001, ISO 45001, ISO 14001, ISO 37001, dan atau lainnya
  • Familiar berinteraksi dengan badan akreditasi
  • Berorientasi target dan siap bekerja di bawah tekanan
  • Mampu bekerja secara tim maupun individu

2. Assistance Internal Auditor (AIA)

Persyaratan:

  • Pria dan Wanita
  • S1 semua jurusan
  • Akreditasi perguruan tinggi grade A dan akreditasi jurusan minimal B
  • Memiliki pengalaman dibidang yang sama minimal 10 tahun
  • Memiliki Sertifikat QIA, memahami GCG, Paham Code Of Conduct, Internal Audit Charter, Whistleblowing System, memahami Manajemen resiko dan Manajemen Perubahan, Mengerti Perundang-undangan, mampu berkoordinasi baik secara internal maupun eksternal, memahami Analisa Keuangan, memiliki sertifikat Fraud & Forensic Auditor, menyusun dan melaporkan pengawasan Audit
  • Lebih diutamakan Manajer Khusus dalam bidang Keuangan-Audit Pajak/setara
  • Jujur, teliti dan cepat dalam bekerja
  • Bermotivasi tinggi dan bertanggung jawab

Persyaratan Lamar:

  • Surat lamaran
  • Curriculum vitae
  • Photocopy KTP
  • Photocopy ijazah
  • Photocopy sertifikat
  • Surat keterangan Kesehatan dan Buta Warna
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Pas photo terbaru berwarna ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar
  • Dokumen pendukung lainnya

Bila Anda berkeinginan dan punya minat bekerja dengan kualifikasi di atas silakan buat lamaran secara lengkap daftarkan Online  : DI SINI

Semua proses seleksi tidak dipungut biaya apapun, hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi yang akan diproses selanjutnya. Demikian informasi lowongan ini kami sampaikan terima kasih dan semoga bermanfaat.

Selanjutnya >>


Posting Komentar

0 Komentar